Program Pemberdayaan

Program Pemberdayaan Industri Halal yang diberikan PPIH

Berita TERBARU

Kumpulan Berita Halal dari berbagai Sektor Industri Halal

Media Sosial

@industrihalalindonesia
PPIH Kemenperin RI

@industrihalalindonesia

Akun resmi Pusat Pemberdayaan Industri Halal Kementerian Perindustrian RI
  • Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) “Mendengar”

Menjelang pelaksanaan kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2024, PPIH bersama dengan direktorat yang terkait mengadakan audiensi dengan asosiasi-asosiasi yang menjadi binaan Kementerian Perindustrian. Hal ini dilakukan untuk mendengar kesiapan industri dan kendala-kendala yang mungkin dialami dalam menghadapi kewajiban sertifikasi halal.

Beberapa asosiasi yang telah melakukan audiensi adalah Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (APTINDO), Asosiasi Biskuit Roti dan Mi (AROBIM), Asosiasi Flavor dan Fragran Indonesia (AFFI), Perkumpulan Produsen Pemurni Jagung (P3JI), Perkumpulan Produsen Pemanis Industri (PPPI), Asosiasi Perkumpulan Pabrik Mononatrium Glutamat dan Asam Glutamat Indonesia (P2MI), Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN), Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI) dan Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI). 

Dalam audiensi-audiensi ini dihimpun beberapa kendala yang dihadapi oleh industri, diantaranya;
. Kendala bahan baku yang masih berasal dari luar negeri namun belum memiliki sertifikasi halal
- Kendala warehouse dan logistik halal yang belum mencukupi untuk menangani jumlah produksi yang ada
- Kendala kompleksitas proses sertifikasi halal dan registrasi LSHLN
- Kendala sertifikasi halal untuk produk B to B

PPIH akan terus melakukan audiensi dengan asosiasi-asosiasi lainnya yang berada dibawah Kementerian Perindustrian demi mendengar aspirasi dan kendala yang dialami untuk membantu serta mendukung industri agar siap dalam menghadapi program wajib sertifikasi halal pemerintah.

#kemenperin
#halalberdaya
#halalfirst
#atpindo
#arobim
#affi
#p3ji
#pppi
#p2mi
#aspadin
#aimmi
#perkosmi
  • Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu. Demikianlah Dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang muhsin. QS. Al-Hajj :37)

Semoga Allah menerima kurban-kurban kita dan memberikan pahala haji mabrur untuk saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah haji di tanah suci.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1445H 

#iduladha
#kemenperin
#halalfirst
#halalberdaya
  • Mari terus jaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan berpedoman pada nilai-nilai luhur yang terkandung pada Pancasila.
Selamat Hari Lahir Pancasila
#harlahpancasila
#kemenperin_ri
#industrihalalindonesia
Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) “Mendengar”

Menjelang pelaksanaan kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2024, PPIH bersama dengan direktorat yang terkait mengadakan audiensi dengan asosiasi-asosiasi yang menjadi binaan Kementerian Perindustrian. Hal ini dilakukan untuk mendengar kesiapan industri dan kendala-kendala yang mungkin dialami dalam menghadapi kewajiban sertifikasi halal.

Beberapa asosiasi yang telah melakukan audiensi adalah Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (APTINDO), Asosiasi Biskuit Roti dan Mi (AROBIM), Asosiasi Flavor dan Fragran Indonesia (AFFI), Perkumpulan Produsen Pemurni Jagung (P3JI), Perkumpulan Produsen Pemanis Industri (PPPI), Asosiasi Perkumpulan Pabrik Mononatrium Glutamat dan Asam Glutamat Indonesia (P2MI), Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN), Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI) dan Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI). 

Dalam audiensi-audiensi ini dihimpun beberapa kendala yang dihadapi oleh industri, diantaranya;
. Kendala bahan baku yang masih berasal dari luar negeri namun belum memiliki sertifikasi halal
- Kendala warehouse dan logistik halal yang belum mencukupi untuk menangani jumlah produksi yang ada
- Kendala kompleksitas proses sertifikasi halal dan registrasi LSHLN
- Kendala sertifikasi halal untuk produk B to B

PPIH akan terus melakukan audiensi dengan asosiasi-asosiasi lainnya yang berada dibawah Kementerian Perindustrian demi mendengar aspirasi dan kendala yang dialami untuk membantu serta mendukung industri agar siap dalam menghadapi program wajib sertifikasi halal pemerintah.

#kemenperin
#halalberdaya
#halalfirst
#atpindo
#arobim
#affi
#p3ji
#pppi
#p2mi
#aspadin
#aimmi
#perkosmi
Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) “Mendengar”

Menjelang pelaksanaan kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2024, PPIH bersama dengan direktorat yang terkait mengadakan audiensi dengan asosiasi-asosiasi yang menjadi binaan Kementerian Perindustrian. Hal ini dilakukan untuk mendengar kesiapan industri dan kendala-kendala yang mungkin dialami dalam menghadapi kewajiban sertifikasi halal.

Beberapa asosiasi yang telah melakukan audiensi adalah Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (APTINDO), Asosiasi Biskuit Roti dan Mi (AROBIM), Asosiasi Flavor dan Fragran Indonesia (AFFI), Perkumpulan Produsen Pemurni Jagung (P3JI), Perkumpulan Produsen Pemanis Industri (PPPI), Asosiasi Perkumpulan Pabrik Mononatrium Glutamat dan Asam Glutamat Indonesia (P2MI), Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN), Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI) dan Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI). 

Dalam audiensi-audiensi ini dihimpun beberapa kendala yang dihadapi oleh industri, diantaranya;
. Kendala bahan baku yang masih berasal dari luar negeri namun belum memiliki sertifikasi halal
- Kendala warehouse dan logistik halal yang belum mencukupi untuk menangani jumlah produksi yang ada
- Kendala kompleksitas proses sertifikasi halal dan registrasi LSHLN
- Kendala sertifikasi halal untuk produk B to B

PPIH akan terus melakukan audiensi dengan asosiasi-asosiasi lainnya yang berada dibawah Kementerian Perindustrian demi mendengar aspirasi dan kendala yang dialami untuk membantu serta mendukung industri agar siap dalam menghadapi program wajib sertifikasi halal pemerintah.

#kemenperin
#halalberdaya
#halalfirst
#atpindo
#arobim
#affi
#p3ji
#pppi
#p2mi
#aspadin
#aimmi
#perkosmi
Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) “Mendengar”

Menjelang pelaksanaan kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2024, PPIH bersama dengan direktorat yang terkait mengadakan audiensi dengan asosiasi-asosiasi yang menjadi binaan Kementerian Perindustrian. Hal ini dilakukan untuk mendengar kesiapan industri dan kendala-kendala yang mungkin dialami dalam menghadapi kewajiban sertifikasi halal.

Beberapa asosiasi yang telah melakukan audiensi adalah Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (APTINDO), Asosiasi Biskuit Roti dan Mi (AROBIM), Asosiasi Flavor dan Fragran Indonesia (AFFI), Perkumpulan Produsen Pemurni Jagung (P3JI), Perkumpulan Produsen Pemanis Industri (PPPI), Asosiasi Perkumpulan Pabrik Mononatrium Glutamat dan Asam Glutamat Indonesia (P2MI), Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN), Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI) dan Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI). 

Dalam audiensi-audiensi ini dihimpun beberapa kendala yang dihadapi oleh industri, diantaranya;
. Kendala bahan baku yang masih berasal dari luar negeri namun belum memiliki sertifikasi halal
- Kendala warehouse dan logistik halal yang belum mencukupi untuk menangani jumlah produksi yang ada
- Kendala kompleksitas proses sertifikasi halal dan registrasi LSHLN
- Kendala sertifikasi halal untuk produk B to B

PPIH akan terus melakukan audiensi dengan asosiasi-asosiasi lainnya yang berada dibawah Kementerian Perindustrian demi mendengar aspirasi dan kendala yang dialami untuk membantu serta mendukung industri agar siap dalam menghadapi program wajib sertifikasi halal pemerintah.

#kemenperin
#halalberdaya
#halalfirst
#atpindo
#arobim
#affi
#p3ji
#pppi
#p2mi
#aspadin
#aimmi
#perkosmi
Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) “Mendengar”

Menjelang pelaksanaan kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2024, PPIH bersama dengan direktorat yang terkait mengadakan audiensi dengan asosiasi-asosiasi yang menjadi binaan Kementerian Perindustrian. Hal ini dilakukan untuk mendengar kesiapan industri dan kendala-kendala yang mungkin dialami dalam menghadapi kewajiban sertifikasi halal.

Beberapa asosiasi yang telah melakukan audiensi adalah Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (APTINDO), Asosiasi Biskuit Roti dan Mi (AROBIM), Asosiasi Flavor dan Fragran Indonesia (AFFI), Perkumpulan Produsen Pemurni Jagung (P3JI), Perkumpulan Produsen Pemanis Industri (PPPI), Asosiasi Perkumpulan Pabrik Mononatrium Glutamat dan Asam Glutamat Indonesia (P2MI), Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN), Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI) dan Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI). 

Dalam audiensi-audiensi ini dihimpun beberapa kendala yang dihadapi oleh industri, diantaranya;
. Kendala bahan baku yang masih berasal dari luar negeri namun belum memiliki sertifikasi halal
- Kendala warehouse dan logistik halal yang belum mencukupi untuk menangani jumlah produksi yang ada
- Kendala kompleksitas proses sertifikasi halal dan registrasi LSHLN
- Kendala sertifikasi halal untuk produk B to B

PPIH akan terus melakukan audiensi dengan asosiasi-asosiasi lainnya yang berada dibawah Kementerian Perindustrian demi mendengar aspirasi dan kendala yang dialami untuk membantu serta mendukung industri agar siap dalam menghadapi program wajib sertifikasi halal pemerintah.

#kemenperin
#halalberdaya
#halalfirst
#atpindo
#arobim
#affi
#p3ji
#pppi
#p2mi
#aspadin
#aimmi
#perkosmi
Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) “Mendengar”

Menjelang pelaksanaan kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2024, PPIH bersama dengan direktorat yang terkait mengadakan audiensi dengan asosiasi-asosiasi yang menjadi binaan Kementerian Perindustrian. Hal ini dilakukan untuk mendengar kesiapan industri dan kendala-kendala yang mungkin dialami dalam menghadapi kewajiban sertifikasi halal.

Beberapa asosiasi yang telah melakukan audiensi adalah Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (APTINDO), Asosiasi Biskuit Roti dan Mi (AROBIM), Asosiasi Flavor dan Fragran Indonesia (AFFI), Perkumpulan Produsen Pemurni Jagung (P3JI), Perkumpulan Produsen Pemanis Industri (PPPI), Asosiasi Perkumpulan Pabrik Mononatrium Glutamat dan Asam Glutamat Indonesia (P2MI), Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN), Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI) dan Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI). 

Dalam audiensi-audiensi ini dihimpun beberapa kendala yang dihadapi oleh industri, diantaranya;
. Kendala bahan baku yang masih berasal dari luar negeri namun belum memiliki sertifikasi halal
- Kendala warehouse dan logistik halal yang belum mencukupi untuk menangani jumlah produksi yang ada
- Kendala kompleksitas proses sertifikasi halal dan registrasi LSHLN
- Kendala sertifikasi halal untuk produk B to B

PPIH akan terus melakukan audiensi dengan asosiasi-asosiasi lainnya yang berada dibawah Kementerian Perindustrian demi mendengar aspirasi dan kendala yang dialami untuk membantu serta mendukung industri agar siap dalam menghadapi program wajib sertifikasi halal pemerintah.

#kemenperin
#halalberdaya
#halalfirst
#atpindo
#arobim
#affi
#p3ji
#pppi
#p2mi
#aspadin
#aimmi
#perkosmi
Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) “Mendengar”

Menjelang pelaksanaan kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2024, PPIH bersama dengan direktorat yang terkait mengadakan audiensi dengan asosiasi-asosiasi yang menjadi binaan Kementerian Perindustrian. Hal ini dilakukan untuk mendengar kesiapan industri dan kendala-kendala yang mungkin dialami dalam menghadapi kewajiban sertifikasi halal.

Beberapa asosiasi yang telah melakukan audiensi adalah Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (APTINDO), Asosiasi Biskuit Roti dan Mi (AROBIM), Asosiasi Flavor dan Fragran Indonesia (AFFI), Perkumpulan Produsen Pemurni Jagung (P3JI), Perkumpulan Produsen Pemanis Industri (PPPI), Asosiasi Perkumpulan Pabrik Mononatrium Glutamat dan Asam Glutamat Indonesia (P2MI), Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN), Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI) dan Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI). 

Dalam audiensi-audiensi ini dihimpun beberapa kendala yang dihadapi oleh industri, diantaranya;
. Kendala bahan baku yang masih berasal dari luar negeri namun belum memiliki sertifikasi halal
- Kendala warehouse dan logistik halal yang belum mencukupi untuk menangani jumlah produksi yang ada
- Kendala kompleksitas proses sertifikasi halal dan registrasi LSHLN
- Kendala sertifikasi halal untuk produk B to B

PPIH akan terus melakukan audiensi dengan asosiasi-asosiasi lainnya yang berada dibawah Kementerian Perindustrian demi mendengar aspirasi dan kendala yang dialami untuk membantu serta mendukung industri agar siap dalam menghadapi program wajib sertifikasi halal pemerintah.

#kemenperin
#halalberdaya
#halalfirst
#atpindo
#arobim
#affi
#p3ji
#pppi
#p2mi
#aspadin
#aimmi
#perkosmi
Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) “Mendengar” Menjelang pelaksanaan kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2024, PPIH bersama dengan direktorat yang terkait mengadakan audiensi dengan asosiasi-asosiasi yang menjadi binaan Kementerian Perindustrian. Hal ini dilakukan untuk mendengar kesiapan industri dan kendala-kendala yang mungkin dialami dalam menghadapi kewajiban sertifikasi halal. Beberapa asosiasi yang telah melakukan audiensi adalah Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (APTINDO), Asosiasi Biskuit Roti dan Mi (AROBIM), Asosiasi Flavor dan Fragran Indonesia (AFFI), Perkumpulan Produsen Pemurni Jagung (P3JI), Perkumpulan Produsen Pemanis Industri (PPPI), Asosiasi Perkumpulan Pabrik Mononatrium Glutamat dan Asam Glutamat Indonesia (P2MI), Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN), Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI) dan Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI). Dalam audiensi-audiensi ini dihimpun beberapa kendala yang dihadapi oleh industri, diantaranya; . Kendala bahan baku yang masih berasal dari luar negeri namun belum memiliki sertifikasi halal - Kendala warehouse dan logistik halal yang belum mencukupi untuk menangani jumlah produksi yang ada - Kendala kompleksitas proses sertifikasi halal dan registrasi LSHLN - Kendala sertifikasi halal untuk produk B to B PPIH akan terus melakukan audiensi dengan asosiasi-asosiasi lainnya yang berada dibawah Kementerian Perindustrian demi mendengar aspirasi dan kendala yang dialami untuk membantu serta mendukung industri agar siap dalam menghadapi program wajib sertifikasi halal pemerintah. #kemenperin #halalberdaya #halalfirst #atpindo #arobim #affi #p3ji #pppi #p2mi #aspadin #aimmi #perkosmi
4 days ago
View on Instagram |
1/3
Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu. Demikianlah Dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang muhsin. QS. Al-Hajj :37) Semoga Allah menerima kurban-kurban kita dan memberikan pahala haji mabrur untuk saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah haji di tanah suci. Selamat Hari Raya Idul Adha 1445H #iduladha #kemenperin #halalfirst #halalberdaya
1 week ago
View on Instagram |
2/3
Mari terus jaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan berpedoman pada nilai-nilai luhur yang terkandung pada Pancasila.
Selamat Hari Lahir Pancasila
#harlahpancasila
#kemenperin_ri
#industrihalalindonesia
Mari terus jaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan berpedoman pada nilai-nilai luhur yang terkandung pada Pancasila. Selamat Hari Lahir Pancasila #harlahpancasila #kemenperin_ri #industrihalalindonesia
3 weeks ago
View on Instagram |
3/3